Investasi Paling Berharga…..
Sebelum bicara lebih jauh, dari berbagai jenis investasi yang ada dan ditawarkan, saya ingin tahu investasi apa yang dapat dan paling diandalkan dalam era seperti ini? Investasi emas dan logam mulia kah? deposito berjangka? Ato mo coba investasi tanah (jadi tuan tanah)? Dari sekian banyak jenis investasi yang ada, mayoritas masyarakat masih memilih untuk berinvestasi di bidang ekonomi, sebutlah investasi barang-barang yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan nilainya tidak mudah turun. Hal ini tidaklah salah. Hal ini sangat manusiawi karena manusia selalu melihat hal didunia ini dengan hal-hal yang bersifat nyata. Kenapa hal yang bersifat tidak nyata namun sangat berdampak sangat nyata tidak menjadi sebuah pilihan investasi? Sebut saja, asuransi. Bukankah asuransi juga merupakan sebuah investasi? Asuransi pendidikan, asuransi kesehatan, asuransi hari tua, asuransi kecelakaan. Ato asuransi lainnya…mereka menawarkan jaminan penggantian finansial terhadap sebuah kaim. Namun, prosedur pengurusan klaim asuransi yang sangat berbelit menjadikan masyarakat menjadi enggan untuk melakukan investasi di bidang ini. Betul tidak?
Lalu pertanyaannya, investasi apa yang paling berharga dan cocok untuk saat ini?
Untuk mendapatkan investasi yang paling berharga, kita harus tahu arti investasi itu sendiri. Berdasarkan teori ekonomi, investasi berarti pembelian (dan berarti juga produksi) dari kapital/modal barang-barang yang tidak dikonsumsi tetapi digunakan untuk produksi yang akan datang (barang produksi). Contoh termasuk membangun rel kereta api, atau suatu pabrik, pembukaan lahan, atau seseorang sekolah di universitas. Untuk lebih jelasnya, investasi juga adalah suatu komponen dari PDB dengan rumus PDB = C + I + G + (X-M). Fungsi investasi pada aspek tersebut dibagi pada investasi non-residential (seperti pabrik, mesin, dll) dan investasi residential (rumah baru). Investasi adalah suatu fungsi pendapatan dan tingkat bunga, dilihat dengan kaitannya I= (Y,i). Suatu pertambahan pada pendapatan akan mendorong investasi yang lebih besar, dimana tingkat bunga yang lebih tinggi akan menurunkan minat untuk investasi sebagaimana hal tersebut akan lebih mahal dibandingkan dengan meminjam uang. Walaupun jika suatu perusahaan lain memilih untuk menggunakan dananya sendiri untuk investasi, tingkat bunga menunjukkan suatu biaya kesempatan dari investasi dana tersebut daripada meminjamkan untuk mendapatkan bunga.
dengan kata lain, investasi adalah sebuah tabungan yang akan kita ambil dimasa depan. Bentuk-bentuk investasi:
Investasi tanah diharapkan dengan bertambahnya populasi dan penggunaan tanah; harga tanah akan meningkat di masa depan.
Investasi pendidikan dengan bertambahnya pengetahuan dan keahlian, diharapkan pencarian kerja dan pendapatan lebih besar.
Investasi saham diharapkan perusahaan mendapatkan keuntungan dari hasil kerja atau penelitian.
Berinvestasi yang baik adalah melakukan kegiatan menyisikan sesuatu yang berlebih pada saat ini dan bisa kita manfaatkan pada saat kita membutuhkan. Karena dalam hidup kita tidak tahu kapan kita butuh sesuatu, maka investasi yang baik adalah investasi hal yang dapat kita ambil mafaatnya sewaktu-waktu.
Menurut saya, investasi yang paling berharga dan cocok plus pake modal yang sedikit, adalah investasi KESEHATAN. Hanya dengan melakukan pola hidup sehat, kita sudah mengumpulkan modal paling berharga. Pola hidup sehat yang dimaksud adalah,
1.Mengkonsumsi makanan bergizi, beragam dan berimbang
mengkonsumsi makanan yang sehat, bukan berarti dan harus makan makanan yang mahal. Tubuh kita hanya mengenal zat gizi yang terkandung dalam makanan. Bukan mengenali makanan jenis makanan murah dan mahal. Pola makan yanng harus kita lakukan adalah BERGIZI, BERAGAM DAN BERIMBANG
Bergizi artinya Makanan yang dikonsumsi haruslah makanan yang segar, jangan mengkonsumsi makanan basi dan makanan yang sudah dimasak secara berulang-ulang. Mengkonsumsi makanan yang sudah dimasak berulang, selain sudah hilang nilai gizinya, juga sudah mengandung banyak zat-zat karsiogenik atau penyebab kanker
Beragam artinya bahwa makanan yang akan kita konsumsi harus mengandung zat karhohidrat(sumber tenaga), zat protein(nabati dan hewani), lemak, sayur dan buah. Dan jika memungkinkan konsumsi susu(minimal 1 gelas perhari). Usahakan setiap kita makan, harus mencakup semua zat yang diperlukan.
Berimbang artinya jumlah yang dikonsumsi jangan berlebihan pada salah satu zat gizi, dan kekurangan pada zat gizi lainnya. Misalnya kita makan 1 porsi nasi dengan lauk telur goreng, bakwan/mendoan, dan rempela ati bumbu kecap. Contoh porsi makanan tersebut tidak cocok karena tidak mengandung sayuran dan buah namun sangat berlebih pada sumber protein.
2.Menjaga lingkungan sekitar kita agar tetap sehat.
Menurut H.L Blum, faktor lingkungan memiliki andil yang sangat besar pada proses pencapaian derajat kesehatanpada seseorang. Lingkungan yang dimaksud menurut blum adalah lingkungan secara fisik maupun secara sosial. Menjaga lingkungan agar tetap sehat artinya menjaga lingkungan fisik agar tetap bersih, saluran air lancar, tidak ada genangan air, sirkulasi udara dalam rumah lancar, pencahayaan dalam rumah cukup, semak-semak dipantau kerimbunannya agar tidak menjadi sarang nyamuk. Lingkungan sosial juga harus dijaga.Masalah kesehatan adalah bersama. Hubungan antarwarga harus erat agar permasalahan yanng muncul dalam lingkungan tersebut dapat secepatnya diselesaikan secara bersama.
3.Selalu melakukan pemeriksaan kesehatan secara cepat dan rutin
mulailah menjaga kesehatan dari diri sendiri. Melakukan pemeriksaaan kesehatan diri secara rutin dapat mendeteksi penyakit dari sedini mungkin. Kita dapat mencegah penyakit menyebar dalam tubuh atau bahkan menulari orang-orang yang kita sayang. Merupakan suatu petaka ketika layanan kesehatan yang disediakan oleh pemerintah secara murah tidak dapat kita manfaatkan semaksimal mungkin. Layanan posyandu pada lingkungan RW (posyandu balita maupun lansia) merupakan layanan paling dasar yang diberikan pemerintah bekerjasama dengan kader desa. Jangan sepelekan layanan posyandu, posyandu yang kebanyakan orang awam tahu adalah kegiatan menimbang balita,
Hanya dengan melakukan hal-hal semacam itu, kita sudah melakukan investasi yang paling berharga dengan modal paling ringan.
Coba kita bandingkan antara investasi bernilai ekonomis dan investasi kesehatan. Orang-orang yang selalu melakukan investasi kesehatan (dalam hal ini pola hidup sehat) umumnya mempunyai usia harapan hidup lebih lama daripada orang-orang yang melakukan investasi bernilai ekonomis (tidak melakukan pola hidup sehat). Orang yang berinvestasi ekonomis memang bisa merasakan manfaat secara langsung terhadap jerih payahnya. Namun, apalah artinya uang yang berlimpah jika ternyata tubuhnya tidak sehat. Uang hasil jerih payahnya habis unntuk membayar biaya pengobatan.
Coba llihat orang-orang sekitar kita yang saat ini sedang kurang beruntung menjalani pengobatan rutin. Apakah mereka melakukan pola hidup sehat diatas? Hampir semuanya TIDAK.
Jadi, investasi apa yang jadi pilihan anda? Investasi yang bernilai ekonomis namun hasilnya kita gunakan untuk berobat? Ato investasi kesehatan yang hasilnya dapat kita gunakan untuk mendapatkan kesempatan mendapatkan nilai ekonomis tinggi?
Jangan lupa bahwa ketika kita melakukan pola hidup sehat, manfaat yang dapat kita ambil adalah bahwa tubuh kita tetap terjaga kesehatannya. Ketika tubuh kita sehat, maka kitapun dapat melakukan aktivitas yang lain, misalnya untuk bekerja.
Terkait dengan HIV / AIDS / IMS, kesehatan menjadi investasi paling berharga bagi mereka yang mempunyai resiko tinggi tertular HIV/IMS. Untuk apa harta yang melimpah namun ada penyakit yang bersarang dalam tubuh.
Seperti yang kita ketahui bersama, Human Immunodefisiensi Virus (HIV) adalah retrovirus yang memiliki kemampuan menggunakan RNA nya dan DNA sel induk untuk membuat DNA virus baru. Seperti retrovirus lain, HIV menginfeksi tubuh, memiliki masa inkubasi yang lama (masa laten klinis) biasanya berlangsung 5 – 10 tahun dan pada akhirnya menimbulkan tanda dan gejala AIDS. Siklus HIV dapat dibagi menjadi 5 fase : pengikatan (binding dan entry), Transkripsi (reverse transcription), replikasi(penduplikatan), budding(pelepasan) dan maturasi(pendewasaan virus).
AIDS merupakan singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome. “Acquired” artinya tidak diturunkan, tetapi ditularkan dari satu ke orang lainnya; “Immune” adalah sistem daya tangkal atau kekebalan tubuh terhadap penyakit; “Deficiency” artinya tidak cukup atau kurang; dan “Syndrome” adalah kumpulan tanda dan gejala penyakit. AIDS adalah bentuk lanjut dari infeksi HIV. Penyakit yang membuat orang tak berdaya dan penyebab kematian yang disebabkan oleh HIV. HIV berjalan sangat progresif merusak sistem kekebalan tubuh. Kebanyakan orang dengan HIV akan meninggal dalam beberapa tahun setelah tanda pertama AIDS muncul, bila tidak ada pelayanan dan terapi yang diberikan.
Cara Virus Masuk Tubuh (Penularan)
HIV bisa masuk ke dalam tubuh manusia akibat perilaku atau tindakan (pribadi atau tindakan orang lain ), yang memungkinkan darah atau cairan kelamin atau ASI yang tercemar HIV masuk ke dalam tubuh. misalnya: disuntik dokter dengan jarum tidak steril.
Sesudah virus HIV memasuki tubuh seseorang, maka tubuh akan terinfeksi dan virus mulai mereplikasi diri dalam sel orang tersebut (terutama sel T CD4 dan makrofag). HIV akan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh dengan menghasilkan antibodi untuk HIV. Masa antara masuknya infeksi dan terbentuknya antibodi yang dapat dideteksi melalui pemeriksaan laboratorium adalah selama 2-12 minggu, masa ini disebut sebagai masa jendela (window period). Selama masa jendela, pasien sangat infeksius, mudah menularkan kepada orang lain, meski hasil pemeriksaan laboratoriumnya masih negatif. Hampir 30-50% orang mengalami masa infeksi akut pada masa infeksius ini yakni demam, pembesaran kelenjar getah bening, keringat malam, ruam kulit, sakit kepala dan batuk.
Orang yang terinfeksi HIV dapat tetap tanpa gejala dan tanda untuk jangka waktu cukup panjang bahkan sampai 10 tahun atau lebih. Orang tersebut mudah menularkan infeksinya kepada orang lain, dan hanya dapat dikenali dari pemeriksaan laboratorium serum antibodi HIV. Sesudah suatu jangka waktu, yang bervariasi dari orang ke orang, virus memperbanyak diri secara cepat dan diikuti dengan perusakan limfosit CD4 dan sel kekebalan lainnya sehingga terjadilah gejala berkurangnya daya kekebalan tubuh yang progresif (progressive immunodeficiency syndrome). Progresivitas tergantung pada beberapa faktor seperti: usia kurang dari 5 tahun atau diatas 40 tahun, infeksi lainnya, dan faktor genetik.
Stadium Klinis HIV berdasarkan WHO
Stadium
Berat Badan (BB)
Gejala
Stadium I : Asimtomatik
Skala aktifitas : normal
Tidak ada penurunan BB
Tidak ada gejala atau hanya: Limfadenopati Generalisata Persisten
Stadium II :
Sakit ringan
Skala aktifitas : normal
Penurunan BB 5 – 10%
Luka sekitar bibir (kelitis angularis)
Lesi kulit yang gatal (seborrhea atau prurigo)
Herpes Zoster dalam 5 tahun terakhir
ISPA berulang, mis. Sinusitis atau otitis
Sariawan berulang
Stadium III :
sakit sedang
Skala aktifitas : ditempat tidur > 50%
Penurunan BB > 10%
bercak putih di mulut (Oral hairy leukoplakia)
Diare, candidiasis vaginal, panas yang tidak diketahui penyebabnya > 1 bln
Infeksi bakterial yang berat (pneumoni)
TB Paru dalam 1 th terakhir
Stadium IV :
Sakit Berat (AIDS)
Skala aktifitas : aktifitas di tempat tidur > 50%
HIV wasting syndrome
candidiasis esofagus
Herpes simpleks > 1 bl
Limfoma
Toksoplasmosis otak
Diare kriptosporidiosis lebih dari 1 bulan
Penyakit sitomegalovirus (Cytomegalovirus/CMV) pada organ selain hati, limpa atau kelenjar getah bening (mis. retinitis)
Sarkoma Kaposi
Ca cerviks invasif
PCP
TB ekstrapulmonal
Meningitis criptococus
Ensefalopati HIV