<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>informasi seputar Kesehatan Masyarakat</title>
	<atom:link href="http://ceritaneto.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ceritaneto.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Apr 2010 01:03:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ceritaneto.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/b2fe7466e6c99522948bef3ebae485d3?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>informasi seputar Kesehatan Masyarakat</title>
		<link>http://ceritaneto.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ceritaneto.wordpress.com/osd.xml" title="informasi seputar Kesehatan Masyarakat" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ceritaneto.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>ASI Bisa Membunuh Sel Kanker</title>
		<link>http://ceritaneto.wordpress.com/2010/04/23/asi-bisa-membunuh-sel-kanker/</link>
		<comments>http://ceritaneto.wordpress.com/2010/04/23/asi-bisa-membunuh-sel-kanker/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Apr 2010 01:03:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Neto Andriyanto, SKM</dc:creator>
				<category><![CDATA[OPINI]]></category>
		<category><![CDATA[anti kanker]]></category>
		<category><![CDATA[asi]]></category>
		<category><![CDATA[hamlet]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[membunuh sel kanker]]></category>
		<category><![CDATA[sel kanker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritaneto.wordpress.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[Makanan bayi Air susu ibu (ASI) mengandung banyak zat yang sangat berguna untuk tubuh. Kini peneliti menemukan salah satu zat yang terkandung di dalam ASI bisa membunuh sel-sel kanker. Untuk pertama kalinya zat dalam ASI yang dikenal dengan HAMLET telah &#8230; <a href="http://ceritaneto.wordpress.com/2010/04/23/asi-bisa-membunuh-sel-kanker/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritaneto.wordpress.com&amp;blog=5985833&amp;post=87&amp;subd=ceritaneto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Makanan bayi Air susu ibu (ASI) mengandung banyak zat yang sangat berguna untuk tubuh. Kini peneliti menemukan salah satu zat yang terkandung di dalam ASI bisa membunuh sel-sel kanker.<br />
Untuk pertama kalinya zat dalam ASI yang dikenal dengan HAMLET telah berhasil diujikan pada manusia. Pasien kanker kandung kemih yang dirawat dengan menggunakan HAMLET telah berhasil mengusir sel-sel kanker mati melalui urin.</p>
<p>Dengan penemuan ini diharapkan dapat meningkatkan harapan agar bisa menjadi obat yang potensial.</p>
<p>Pada percobaan di laboratorium, zat HAMLET di ASI diketahui dapat membunuh 40 jenis sel kanker dengan keuntungan tidak akan merusak sel-sel yang sehat.</p>
<p>Hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Gothenburg dan Lund University di Swedia ini telah diterbitkan dalam jurnal ilmiah PLoS One.</p>
<p>Penemuan ini menjadi salah satu terobosan baru yang melibatkan bahan-bahan di dalam ASI untuk manfaat kesehatan.</p>
<p>Sebelumnya, menyusui telah diketahui dapat melindungi tumor di masa kanak-kanak. Minggu lalu peneliti AS juga mengungkapkan bahwa zat asam laurat yang ada di ASI bisa memerangi jerawat dan menghindari efek samping berupa kulit kemerahan.</p>
<p>HAMLET (Human Alpha-lactalbumin Made Lethal to Tumour cells) ditemukan secara tidak sengaja ketika para peneliti sedang menyelidiki sifat anti bakteri yang ada di ASI.</p>
<p>Zat ini terdiri dari protein dan asam lemak yang ditemukan secara alami dalam ASI. Percobaan sebelumnya tidak menguji HAMLET pada pasien dan hanya sebatas laboratorium saja.</p>
<p>“Secara laboratorium zat ini bisa membunuh 40 jenis kanker, dan sekarang para peneliti akan mempelajari pengaruhnya pada kanker kulit, tumor di selaput lendir dan tumor otak,” ujar Profesor Roger Karlsson dari University of Gothenburg’s department of chemistry, seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (21/4/2010).</p>
<p>Meskipun zat ini sudah ditemukan beberapa tahun yang lalu, tapi baru sekarang waktu yang memungkinkan untuk mengujinya pada manusia. Tim peneliti Swedia mengekstraksinya dari ASI lalu mengujinya pada pasien kanker dengan cara disuntikkan langsung ke bagian tumor.</p>
<p>Karya dari Prof Karlson adalah mengkombinasikan bahan kimia dari ASI dengan asam lemak agar menciptakan suatu kondisi yang dapat menirukan keasaman yang ditemukan pada perut bayi sehingga dapat menghasilkan efek membunuh sel kanker.</p>
<p>Peneliti percaya jika zat aktif ini telah terpapar asam lambung dapat menimbulkan efek perlindungan yang sama seperti melawan tumor di masa kanak-kanak. Namun mereka menekankan bahwa pengembangan pengobatan antikanker dengan HAMLET tergantung pada pengubahan zat ini dalam bentuk obat.</p>
<p>.</p>
<p>Sumber: DetikHealth</p>
<p>.</p>
<p>Memanipulasi ASI Menjadi Sehat dan Menyembuhkan</p>
<p>Sudah banyak penelitian membuktikan bahwa ASI mengandung banyak zat yang sangat baik untuk kesehatan. Tuhan telah merancang ASI tidak hanya sebagai makanan saja tapi juga obat alami bayi. Beberapa komponen “penyembuh” seperti HAMLET dan asam laurat banyak ditemukan pada ASI. Namun kualitas dan kuantitas daripada komponen-komponen penyembuh tersebut sangat dipengaruhi oleh apa yang dikonsumsi Sang Ibu.</p>
<p>Ketika Ibu sering mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat seperti misalnya kopi+susu, junk food, pemanis buatan, soft drink dan ditambah lagi dengan merokok, zat-zat tidak sehat yang terkandung pada makanan itupun ikut menjadi bagian dari ASI. Jika ASI yang mengandung banyak zat-zat racun ini dikonsumsi oleh anak, ini akan membahayakan pertumbuhan dan kesehatannya.</p>
<p>Lain halnya jika Ibu benar-benar menjaga pola makan selama masa menyusui, ia akan menghasilkan ASI yang sehat dan berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit. ASI seperti ini juga merupakan suatu imunisasi alami bagi anak. Asam laurat yang bertindak sebagai antivirus dan antibakteri alami sangat banyak ditemukan di minyak kelapa murni. Dengan mengonsumsi minyak kelapa secara rutin, Ibu telah mensuplai persediaan asam laurat yang berlimpah ke dalam ASI-nya. Minyak kelapa juga berlimpah akan asam lemak dan enzim yang membantu pembentukan HAMLET si pembunuh kanker.</p>
<p>Rutin mengonsumsi minyak kelapa selama masa kehamilan akan melindungi janin dari resiko kanker dan infeksi bakteri maupun virus. Nutrisi berlimpah yang terkandung dalam minyak kelapa juga akan membantu pertumbuhan janin dalam rahim. Asam laurat yang terkandung dalam minyak kelapa juga akan disimpan dan dijadikan bahan dasar ASI ketika Sang Bayi telah dilahirkan. Begitu juga ketika rutin mengonsumsi minyak kelapa selama menyusui, Ibu telah meningkatkan kualitas ASI yang kaya akan nutrisi dan zat pembunuh kanker, antivirus dan antibakteri.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ceritaneto.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ceritaneto.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ceritaneto.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ceritaneto.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ceritaneto.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ceritaneto.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ceritaneto.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ceritaneto.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ceritaneto.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ceritaneto.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ceritaneto.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ceritaneto.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ceritaneto.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ceritaneto.wordpress.com/87/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritaneto.wordpress.com&amp;blog=5985833&amp;post=87&amp;subd=ceritaneto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritaneto.wordpress.com/2010/04/23/asi-bisa-membunuh-sel-kanker/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/86e667fad82d4ae4991077391f24effa?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">neto3282</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Heboh! Penemu HIV Berkata HIV Bisa Hilang dengan Nutrisi (1)</title>
		<link>http://ceritaneto.wordpress.com/2010/04/01/heboh-penemu-hiv-berkata-hiv-bisa-hilang-dengan-nutrisi-1/</link>
		<comments>http://ceritaneto.wordpress.com/2010/04/01/heboh-penemu-hiv-berkata-hiv-bisa-hilang-dengan-nutrisi-1/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Apr 2010 01:46:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Neto Andriyanto, SKM</dc:creator>
				<category><![CDATA[OPINI]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<category><![CDATA[ODHA]]></category>
		<category><![CDATA[penemu hiv]]></category>
		<category><![CDATA[penyembuhan hiv]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan hiv]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan ODHA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritaneto.wordpress.com/?p=77</guid>
		<description><![CDATA[Dari sejak awal, para AIDS Denialist selalu menekankan bahwa AIDS sebenarnya bisa disembuhkan dengan nutrisi. Namun, para Pro AIDS dari perusahaan farmasi yang tidak ingin kehilangan penghasilan atas penjualan obat kimia menolak keras pandangan ini. Yang dikhawatiran oleh para penjual &#8230; <a href="http://ceritaneto.wordpress.com/2010/04/01/heboh-penemu-hiv-berkata-hiv-bisa-hilang-dengan-nutrisi-1/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritaneto.wordpress.com&amp;blog=5985833&amp;post=77&amp;subd=ceritaneto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari sejak awal, para AIDS Denialist selalu menekankan bahwa AIDS sebenarnya bisa disembuhkan dengan nutrisi. Namun, para Pro AIDS dari perusahaan farmasi yang tidak ingin kehilangan penghasilan atas penjualan obat kimia menolak keras pandangan ini. Yang dikhawatiran oleh para penjual ARV (obat kimia khusus HIV) pun terjadi juga. Luc Montagnier, penemu HIV itu sendiri malah berkata bahwa HIV sebenarnya bisa hilang dengan perbaikan nutrisi (pengobatan alami).</p>
<p>Untuk lebih jelasnya, mari saya ajak Anda untuk menyimak wawancara menggemparkan antara Brent Leung dan Luc Montagnier. Anda bisa melihat wawancara ini di Youtube di link:</p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=WQoNW7lOnT4">http://www.youtube.com/watch?v=WQoNW7lOnT4</a></p>
<p>Atau Anda juga bisa mengupasnya di artikel Connie Howard yang dimuat di Vue Weekly, 10 Desember 2009, berjudul “Well, Well, Well: Nutrition”.</p>
<p>.</p>
<p>Pesan Menggemparkan dari Luc Montagnier</p>
<p>Berikut wawancara menggemparkan tersebut, diambil dari situs Youtube tanpa sensor:</p>
<p>Brent Leung: You talked about oxidative stress earlier; is treating oxidative stress one of the best ways to deal with the African AIDS Epidemic?</p>
<p>Brent Leung: Anda berkata sebelumnya mengenai tekanan oksidatif, yaitu dengan menangani tekanan oksidatif adalah salah satu dari cara terbaik untuk mengatasi epidemi AIDS di Afrika?</p>
<p>Luc Montagnier: I think this is one way to approach, to decrease the rate of transmission because I believe HIV, we can be exposed to HIV many times without being chronically infected, our immune system will get rid of the virus within a few weeks, if you have a good immune system; and this also the problem of African people. Their nutrition is not very equilibrated, they are in oxidative stress, even if they are not infected with HIV; so their immune system doesn’t work well already. So it’s prone, it can you know, allow HIV to get in and persist.</p>
<p>Luc Montagnier: Saya pikir ini adalah salah satu cara yang perlu diadakan pendekatan, untuk mengurangi tingkat penyebaran karena saya percaya bahwa HIV – kita bisa terpapar HIV berulangkali tanpa terinfeksi secara kronis – sistem imun kita akan mengenyahkan virus tersebut dalam beberapa minggu, jika Anda memiliki sistem imun yang bagus. Dan ini juga jadi masalah bagi orang-orang Afrika. Nutrisi mereka sangat tidak seimbang, mereka mengalami tekanan oksidatif, walaupun mereka tidak terinfeksi oleh HIV; jadi sistem imun mereka tidak berfungsi dengan baik sejak dari awal (red: karena nutrisi tidak baik). Jadi ini mempermudah, Anda tahu, mengijinkan HIV untuk masuk dan tetap ada.</p>
<p>So there are many ways which are not the vaccine, the magic name, the vaccine, many ways to decrease the transmission just by simple measures of nutrition, giving antioxidants – proper antioxidants – hygiene measures, fighting the other infections.</p>
<p>Sebenarnya ada banyak cara dimana bukanlah vaksin, nama ajaibnya, vaksin, banyak cara untuk mengurangi transmisi hanya dengan penetapan sederhana seperti nutrisi, memberikan antioksidan tertentu, menjaga kebersihan, dan melawan infeksi-infeksi lainnya.</p>
<p>So they are not spectacular, but they could, you know, decrease very well the epidemic, to the level they are in occidental countries, western countries.</p>
<p>Mereka (red: cara-cara alami) tidaklah spektakular, tapi mereka mampu, Anda tahu, mengurangi epidemi dengan baik, sampai pada level epidemi di negara-negara barat.</p>
<p>Brent Leung: If you have a good immune system, then your body can naturally get rid of HIV?</p>
<p>Brent Leung: Jika Anda punya sistem imun yang baik, maka tubuh Anda dapat mengenyahkan HIV secara alami?</p>
<p>Luc Montagnier: Yes.</p>
<p>Luc Montagnier: Benar.</p>
<p>Brent Leung: Oh interesting. Do you think we should have more of a push for antioxidants, and things of that nature in Africa then antiretrovirals (AIDS Drugs)?</p>
<p>Brent Leung: Oh menarik. Apa Anda berpendapat bahwa kita sebaiknya lebih lagi menekankan akan pemanfaatan antioksidan dan pengobatan alami lainnya di Afrika daripada antiretroviral (obat AIDS)?</p>
<p>Luc Montagnier: We should push for more, you know, a combinations of measures; antioxidants, nutrition advice, nutritions, fighting other infections –malaria, tuberculosis, parasitosis, worms – education of course, genital hygiene for women, and men also. Very simple measures which not, not very expensive, but could do a lot. And this is my, actually my worry about the many spectacular action for the global funds to buy drugs and so on, and Bill Gates, and so on, for the vaccine.</p>
<p>Luc Montagnier: Kita harus lebih lagi menekankannya, Anda tahu, suatu kombinasi dari penetapan antiksidan, nutrisi, melawan infeksi lain – malaria, tuberculosis, parasitosis, cacingan – , tentu juga pendidikan, kebersihan genital (red: kelamin) bagi wanita dan pria. Penetapan-penetapan yang sangat sederhana, dimana sangat tidak mahal, namun sanggup berdampak banyak. Dan ini adalah, sebenarnya kekhawatiran saya mengenai aksi spektakular akan penggalian dana global untuk membeli obat-obatan dan lainnya, dan (red:yayasan) Bill Gates, serta hal-hal lainnya, untuk membeli vaksin.</p>
<p>But, you know those kind of measures are not very well funded, they’re not funded at all, or they are. You know, it really depends on local government to take choice of this, but local government they take advice of the scientific advisors from the intelligent institutions, and they don’t get this kind of advice very often.</p>
<p>Tapi Anda tahu bahwa penetapan-penetapan seperti itu (red: alami) tidak begitu didanai, mereka tidak didanai sama sekali, atau bisa juga didanai. Anda tahulah, ini tergantung dari pemerintah lokal untuk mengambil pilihan akan hal ini, tapi mereka – pemerintah lokal – mengambil saran dari para penasihat ilmiah di institusi-institusi intelijen, dan mereka tidak sering mendengarkan saran-saran seperti ini.</p>
<p>Brent Leung: Well, there’s no money in nutrition, right? There’s no profit.</p>
<p>Brent Leung: Ya karena dalam nutrisi tidak menghasilkan uang khan? Tidak ada keuntungan.</p>
<p>Luc Montagnier: There’s no profit, yes. Water is important. Water is key.</p>
<p>Luc Montagnier:Tidak ada keuntungan, ya. Air sangatlah penting. Airlah kuncinya.</p>
<p>Brent Leung: Now one thing you said, you were talking about the fact that if you have a built immune system, it is possible to get rid of HIV naturally. If you take a poor African who’s been infected and you build up their immune system, is it possible for them to also naturally get rid of it?</p>
<p>Brent Leung: Sekarang Anda katakan suatu hal, Anda berkata mengenai fakta bahwa jika Anda memiliki sistem imun yang kuat, adalah mungkin untuk mengenyahkan HIV secara alami (red: dengan sendirinya). Jika Anda mengambil seorang Afrika miskin yang telah terinfeksi (red:HIV positif) dan Anda menguatkan sistem imun-nya, apakah memungkinkan baginya untuk juga mengenyahkan HIV secara alami?</p>
<p>Luc Montagnier: I would think so.</p>
<p>Luc Montagnier: Saya pikir demikian.</p>
<p>Brent Leung: That’s an important, that’s an important point.</p>
<p>Brent Leung: Itu hal penting, suatu poin yang penting.</p>
<p>Luc Montagnier: That’s important knowledge which is completely neglected. People always think of drugs, and vaccine. So this is a message which may be different from what you heard before, no?</p>
<p>Luc Montagnier: Itu adalah pengetahuan penting yang telah diabaikan sepenuhnya. Orang-orang selalu berpikir akan obat-obatan dan vaksin. Jadi ini adalah suatu pesan yang bisa jadi berbeda dari apa yang pernah Anda dengar sebelumnya, bukankah demikian?</p>
<p>Brent Leung: The closing?</p>
<p>Brent Leung: Penutupannya?</p>
<p>Luc Montagnier: No, no, yes, my message, it’s different from what you heard from (Antony) Fauci or …</p>
<p>Luc Montagnier: Baiklah, pesan saya ini, ia berbeda dari apa yang Anda dengar dari (Antony) Fauci atau …</p>
<p>Brent Leung: Yes. It’s a little different.</p>
<p>Brent Leung: Ya, sedikit berbeda. (ungkapan bercanda karena Antony Fauci berpendapat bahwa HIV harus ditangani dengan obat-obatan antiretroviral dan tidak boleh dihentikan. Ia juga berpendapat bahwa HIV tidak bisa dihilangkan secara alami)</p>
<p>Luc Montagnier: Little different.</p>
<p>Luc Montagnier: Sedikit berbeda.</p>
<p>&#8230;. bersambung </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ceritaneto.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ceritaneto.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ceritaneto.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ceritaneto.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ceritaneto.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ceritaneto.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ceritaneto.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ceritaneto.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ceritaneto.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ceritaneto.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ceritaneto.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ceritaneto.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ceritaneto.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ceritaneto.wordpress.com/77/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritaneto.wordpress.com&amp;blog=5985833&amp;post=77&amp;subd=ceritaneto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritaneto.wordpress.com/2010/04/01/heboh-penemu-hiv-berkata-hiv-bisa-hilang-dengan-nutrisi-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/86e667fad82d4ae4991077391f24effa?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">neto3282</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jamu Tetes Taklukan HIV/AIDS   Pesan Baru</title>
		<link>http://ceritaneto.wordpress.com/2010/04/01/jamu-tetes-taklukan-hivaids-pesan-baru/</link>
		<comments>http://ceritaneto.wordpress.com/2010/04/01/jamu-tetes-taklukan-hivaids-pesan-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Apr 2010 01:19:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Neto Andriyanto, SKM</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[AIDS]]></category>
		<category><![CDATA[cara mengobati hiv]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<category><![CDATA[hiv/aids]]></category>
		<category><![CDATA[jamu tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[merawat hiv]]></category>
		<category><![CDATA[merawat odha]]></category>
		<category><![CDATA[nutrisi]]></category>
		<category><![CDATA[penyembuhan hiv]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan ODHA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritaneto.wordpress.com/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[Masih ingat dengan artikel sebelumnya “Heboh! Penemu HIV Berkata HIV Bisa Hilang dengan Nutrisi”? Penemu HIV, Luc Montagnier telah berkata bahwa nutrisi dan pengobatan alami bisa dipakai untuk menaklukkan dan menghilangkan HIV. Sekarang dalam artikel ini saya akan memberikan contoh bahwa jamu modern juga bisa dipakai untuk menaklukkan HIV/AIDS, bahkan untuk kasus yang sudah resisten. <a href="http://ceritaneto.wordpress.com/2010/04/01/jamu-tetes-taklukan-hivaids-pesan-baru/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritaneto.wordpress.com&amp;blog=5985833&amp;post=75&amp;subd=ceritaneto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masih ingat dengan artikel sebelumnya “Heboh! Penemu HIV Berkata HIV Bisa Hilang dengan Nutrisi”? Penemu HIV, Luc Montagnier telah berkata bahwa nutrisi dan pengobatan alami bisa dipakai untuk menaklukkan dan menghilangkan HIV. Sekarang dalam artikel ini saya akan memberikan contoh bahwa jamu modern juga bisa dipakai untuk menaklukkan HIV/AIDS, bahkan untuk kasus yang sudah resisten.<br />
.</p>
<p>CONTOH KASUS</p>
<p>Pecandu Narkoba dan Positif HIV</p>
<p>Sebelumnya Agus adalah pecandu narkoba dan positif HIV. Warga Gang Potlot Jakarta ini, awalnya hanya memiliki CD4 senilai 5, jauh dari normal yang mencapai 500 – 1500. Lelaki 35 tahun ini menterapi dirinya dengan SOMAN 1 sejak Desember 2007. Dosisnya sehari tiga kali minum, masing-masing 5 tetes. Kini hasil pemeriksaan oleh dr.Aisyah ( Dokter RS.Harum Kalimalang ) nilai CD4nya telah meningkat 300. “ Gue juga lebih fit, nggak cepat capek, tidur bisa nyenyak. Terus gue jadi tambah nafsu makan,” terangnya bersemangat.</p>
<p>.</p>
<p>Ahok Sembuh dari AIDS</p>
<p>Entah siapa yang mesti disalahkan, Ahok kecil yang semestinya asyik bermain dengan teman sebayanya malah divonis positif mengidap virus HIV yang dibawa sejak lahir. Standar Ukuran Kekebalan Tubuh Manusia atau disebut dengan CD4 memiliki tingkat 500-1500, Ahok hanya memiliki tingkat CD4 sebanyak 45. Hampir seluruh tubuh Ahok luka akibat terkena infeksi dan sariawan akut.” Ahok mencapai stadium empat, sampai ketiaknya juga ditumbuhi luka”. Ahok tidak sanggup lagi dijejali obat medis, karena obat medis sudah jarang diminum sehingga kondisi Ahok semakin parah. Ahok minum SOMAN 1, sehari tiga kali sebanyak lima tetes secara rutin. Yang terjadi, “Prosesnya hanya dua hari luka di badan Ahok sudah langsung mengering“. Ahok bisa makan lagi dan jamur dimulutnya rontok semua. Setahun berlalu, tingkat kekebalan tubuh Ahok meningkat , terbukti dari nilai CD4 nya yang kini menjadi 559. Angka tersebut bisa dibilang normal.</p>
<p>.</p>
<p>JAMU TETES MODERN ASLI PRODUK INDONESIA</p>
<p>Jamu Tetes SOMAN 1 terbuat dari 98% extrak Buah Tropis Indonesia dengan Sari Umbi Manggata dan 2% Deep sea Squalene yang diproses dengan bio teknologi fermentasi dingin tanpa tambahan bahan kimia dan pengawet, proses ini memakan waktu selama 6 hingga 9 bulan.</p>
<p>Manggata adalah tumbuhan asli asal Gorontalo yaitu sejenis rumput yang menjalar di tanah yang biasa dikenal dengan nama Rumput Teki di Pulau Jawa. Manggata sulit untuk dimatikan karena ada enzim atau hormon tertentu yang membuat tanaman ini bisa mengatur hidupnya secara luar biasa dan mempunyai daya regenerasi sel yang luar biasa.</p>
<p>Manggata yang bisa digunakan adalah umbinya yang mengandung Alkanoid, Flavonoid dan Glikosida Jantung. SOMAN 1 kaya akan kandungan :</p>
<p>- Vitamin A, B, C, D, E dan K<br />
- 18 Macam Asam Amino<br />
- 8 Macam Asam Lemak<br />
- Mineral<br />
- Enzym<br />
- Lactobacillus</p>
<p>SOMAN 1 bekerja sangat cepat dalam tubuh untuk mengatasi berbagai penyakit termasuk untuk kasus HIV/AIDS. Jadi selain contoh kasus HIV di atas, SOMAN 1 juga bisa dipakai untuk menaklukkan penyakit diabetes, lupus, TBC, hepatitis, asma, stroke, kanker, sakit jantung, sakit ginjal, infeksi mikroba, segala jenis luka, sinusitis, dan lain-lain.</p>
<p>Saya sangat suka dengan slogan produk herbal ini, yaitu: “Saat dunia medis angkat tangan, SOMAN 1 turun tangan.”</p>
<p>Bravo! Satu lagi produk anak bangsa yang membanggakan kita semua.</p>
<p>Healindonesia, Dt Awan (Andreas Hermawan)</p>
<p>Note:</p>
<p>- Penulis adalah seorang AIDS Denialist dimana kelompok ini berpendapat bahwa HIV itu tidak ada. Penulis tetap mencantumkan istilah HIV dalam artikel ini bukan karena percaya bahwa HIV itu ada, tapi karena istilah ini sering dipakai oleh masyarakat awam. Penjelasan detail mengenai mengapa para kaum AIDS Denialist tidak percaya bahwa HIV itu tidak ada bisa Anda baca di link http://aidsalternative.co.nr<br />
- Jika Anda tertarik untuk memesan SOMAN 1, silahkan hubungi Dt Awan di 08174745269 / 0361 7969834.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ceritaneto.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ceritaneto.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ceritaneto.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ceritaneto.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ceritaneto.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ceritaneto.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ceritaneto.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ceritaneto.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ceritaneto.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ceritaneto.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ceritaneto.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ceritaneto.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ceritaneto.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ceritaneto.wordpress.com/75/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritaneto.wordpress.com&amp;blog=5985833&amp;post=75&amp;subd=ceritaneto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritaneto.wordpress.com/2010/04/01/jamu-tetes-taklukan-hivaids-pesan-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/86e667fad82d4ae4991077391f24effa?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">neto3282</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Desain Media Promosi Kesehatan (Berpikir Kreatif)</title>
		<link>http://ceritaneto.wordpress.com/2010/03/31/desain-media-promosi-kesehatan-berpikir-kreatif/</link>
		<comments>http://ceritaneto.wordpress.com/2010/03/31/desain-media-promosi-kesehatan-berpikir-kreatif/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Mar 2010 03:00:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Neto Andriyanto, SKM</dc:creator>
				<category><![CDATA[OPINI]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik Pemberdayaan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[media promosi]]></category>
		<category><![CDATA[promkesh]]></category>
		<category><![CDATA[promosi kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritaneto.wordpress.com/2010/03/31/desain-media-promosi-kesehatan-berpikir-kreatif/</guid>
		<description><![CDATA[Melalui beberapa diskusi ringan dengan kolega membahas perihal peran promosi kesehatan sebagai media menjembatani komunikasi tentang berbagai permasalahan kesehatan di masyarakat. paya mengkomunikasikan berbagai program pemerintah dalam lingkup departemen kesehatan terasa belum menyentuh ke target audiens level bawah.
 <a href="http://ceritaneto.wordpress.com/2010/03/31/desain-media-promosi-kesehatan-berpikir-kreatif/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritaneto.wordpress.com&amp;blog=5985833&amp;post=74&amp;subd=ceritaneto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis: Dian Cahyadi</p>
<p>Melalui beberapa diskusi ringan dengan kolega membahas perihal peran promosi kesehatan sebagai media menjembatani komunikasi tentang berbagai permasalahan kesehatan di masyarakat. paya mengkomunikasikan berbagai program pemerintah dalam lingkup departemen kesehatan terasa belum menyentuh ke target audiens level bawah.</p>
<p>Tentu saja terdapat jurang pemisah dan tembok menjulang untk menembus sekat-sekat tersebut. Berbagai upaya dan strategi media promosi telah dilakukan, memanfaatkan media cetak, elektronik, bahkan pelibatan tenaga-tenaga penyuluh ditingkat kelurahan/desa, namun belum memberikan dampak yang signifikan.</p>
<p>Apa yang menjadikan jarak yang seharusnya dekat namn terasa jauh untuk dijangkau ?</p>
<p>Mencoba memahami dan melibatkan diri untuk menggugah kesadaran masyarakat secara komunikasi psikologi sosial, dapat menjadi kunci untuk dapat diterima dalam kerangka berpikir masyarakat.</p>
<p>Intinya adalah bagaimana merubah pola berpikir kita selama ini yang memandang setiap permasalahan sebagai obyek, jika kita menggunakan pola berpikir memandang setiap permasalahan sebagai subyek dan kita sebagai obyek, tentunya kita dapat memahami dan merasakan konsep berpikir masyarakat erhadap sesuatu.</p>
<p>In-deep merupakan sebuah pola bagaimana kita mampu menggali segala informasi yang tersembunyi dan meletakkannya kedalam konfigurasi berpikir yang sangat sederhana.</p>
<p>Melihat dengan mata dari seorang anak kecil untuk mencoba memahami sesuatu yang merupakan misteri yangharus dipecahkannya untuk mengenali sesuatu.</p>
<p>Terkadang peran seorang tenaga penyuluh kesehatan yang pontang-panting digaris terdepan sosialisasi setiap program pemerintah mengalai kesulitan untuk melakkan tugasnya. Kesan atau bahasa yang ditangkap adalah upaya mendiktekan sesuatu hal tentang yang benar dan salah dan bertentangan dengan prinsip-prinsip kesehatan kepada masyarakat, sementara mereka telah terbiasa dengan pola lingkungannya sebelum seorang petugas penyuluh kesehatan datang.</p>
<p>Pertanyaan seorang kolega tentang upaya apa yang harus dilakkan untuk dapat merubah pola dan kebiasaan masyarakat kelas bawah. Apa dan bagaimana cara untuk dapat menjangkau alam pikir mereka sehingga dengan mudah kita dapat menanamkan virus Pola hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tersebut?</p>
<p>Dalam kerangka berpikir keilmuan desain, kreatifitas adalah kunci segalanya dalam menuangkan ide dan gagasan kepada sebuah konsep. Desain sendiri adalah sebuah proses dalam pemaknaannya, sehingga ketika kita hendak memecahkan sebuah permasalahan, tentunya kita akan berupaya menggugah kreatifitas kita guna memecahkan setiap permasalahan.</p>
<p>Desain senantiasa dimulai dari kebutuhan yang menuntun manusia untuk berbuat sesuatu yang lebih baik, guna meningkatkan standar dan berbagai pemenuhan kebutuhan manusia. Kita diperhadapkan kepada upaya menumbuhkan daya kreatif untuk menghasilkan sebuah invensi-inovasi-modifikasi sebagai sebuah pemecahan masalah.</p>
<p>Lalu bagaimanakah berpikir desain itu?</p>
<p>Berpikir desain merupakan sebuah siklus berpikir yang terus berotasi dan berangkat dari sebuah permasalahan ataupun kebutuhan manusia, lalu berproses untuk memecahkan permasalahan namun akan memunculkan permasalahan ata kebutuhan baru yang akan terus terungkap seiring rotasinya dan berotasi kembali sesuai jawaban-jawaban yang akan dicari.</p>
<p>Kembali kepada tujuan promosi kesehatan, menurut Green (1990) merujuk pada tujuan promosi kesehatan, yakni; Tujuan Program; Tujuan Pendidikan; Tujuan Perilaku.</p>
<p>Mereview pada Tujuan Dasar Promosi Kesehatan, yakni; Peningkatan pengetahuan atau sikap masyarakat; Peningkatan Perilaku Masyarakat; Peningkatan Status Kesehatan Masyarakat.</p>
<p>Tentunya bukanlah perkara mudah untuk mencapai tujuan tersebut. Ketika upaya menghentikan kebiasaan merokok disosialisasikan, tentunya membutuhkan pemahaman mendalam untuk menggugah kesadaran kepada setiap individu bahwasanya kebiasaan merokok sangat berbahaya bagi kesehatan. Membuatkan aturan perundang-undangan tentang merokok menjadi satu pilihan, namun tidak menjadi bijak jika disertai dengan ancaman sanksi tertentu.</p>
<p>Lantas bagaimana solusi pemecahan asalah ketika segala program sosialisasi diberbagai media dirasakan tidak ampuh menjawab permasalahan yang ada ?</p>
<p>Tentunya kita harus mendalami konteksnya bukan pada teksnya, bahwasanya kebiasaan merokok tentunya telah melalui sejarah perjalanan panjang sehingga seolah-olah menjadi keyakinan dan unsur psikologis lainnya sebagai pembentuk karakter kegiatan merokok tersebut.</p>
<p>Seorang anak kecil secara iseng saya tanyakan tentang bagaimana caranya membuat ayahnya menghentikan kebiasaan merokoknya. Dengan lugas dan enteng ia menjawab ;</p>
<p>Kalo papa masih merokok, Billah gak mau berteman ama papa !</p>
<p>Jawaban Billah merupakan sebuah solusi dari aspek psikologi yang terkomunikasikan atau terdelegasikan dengan baik memanfaatkan faktor psikologi kognitif dan afektif seorang Billah terhadap ayahnya.</p>
<p>Komunikasi yang terjalin menjadi dasar berpijak pikiran sang ayah terhadap sugesti yang diberikan oleh sang anak, sang ayah tersadar akan harapan-harapan sang anak terhadap sang ayah. Seorang Billah sekali berbisik kepada sang ayah dengan sebuah pertanyaan ringan sebagai bagian dari serang psikologi tersebut ;</p>
<p>Papa janji ya, hadiri kawinan Billah kayak kawinannya Tante Ria.</p>
<p>Sentilan kecil yang ditujukan tanpa tendensi tertentu sebagai sebuah serangan tentu menggugah seluruh aspek-aspek psikologis sang ayah dan dibuatnya memikirkan secara mendalam beragam makna sistim simbol yang didapatkannya dari buah hatinya tercinta.</p>
<p>Bagaimana dengan solusi pengaplikasiannya terhadap masyarakat?</p>
<p>Tentunya kita dapat merotasi kembali problem solving seorang Billah melalui invensinya menyadarkan dan membuka dan menggugah ayahnya, melalui inovasi-inovasi studi kasus Si Billah, atau kita melakukan modifikasinya.</p>
<p>Inovasi merupakan kegitan kreatifitas kita memposisikannya sebagai sebuah inti strategi dan inisiatif. Untuk mampu dikembangkan tentunya didasari oleh empat hal, yakni; kemampan; kecepatan; keahlian; inovasi.</p>
<p>Inovasi memiliki langkah-langkah atau tahap-tahap pencapaiannya sebagai langkah dasar dalam menjawab kebutuhan, yakni; Memahami; Mengamati; Memvisualisasikan; Mengevaluasi dan Menyempurnakan.</p>
<p>Inovasi dapat kita mulai dari mata; Pemahaman yang dimulai dari sebuah pengamatan memungkinkan terjadinya sebuah inovasi. Mengungkap apa yang menjadi kebiasaan manusia, dan mempunyai kekuatan untuk mengubah aturan, terkadang berawal dari pengamatan sederhana.</p>
<p>Lalu bagaimana pulakah dengan proses pendalaman (In-Deep) setelah kita melakukan pengamatan ?</p>
<p>ada beberapa cara yang biasa dilakukan oleh para desainer, yakni : melakukan serangkaian pertanyaan-pertanyaan sesama obyek (ingat; kita memposisikan diri sebagai subyek-bukan obyek), lalu berupayalah menemukan jawaban-jawaban jujur dari posisi ini; Tetaplah dekat dengan tindakan, seraya terus menambah koleksi informasi (source); Tanamkan didiri kita bahwasanya tidak pernah ada pertanyaan yang bodoh, kita perlu pula menyadari dunia disekitar kita, siap melihat trend, realita, dan bertindak. Jangalah pernah selalu menunggu datangnya laporan atau bergantung pada bacaan di surat kabar, dan sebagainya; Temukan kejujuran, kelugasan, spontanitas dan keluguan dari mata seorang anak, kita tidak akan menemukan hal-hal klise dari sini; Terkadang kitapun merangkl seorang gila dan maniak untuk menemukan jawaban-jawaban tidak terduga dan irasional, tendensius, skeptis, dan hal lainnya.</p>
<p>Seorang bijak pernah berkata kepada saya dalam sebuah pertemuan tak terduga pada sebuah perjalanan diatas gerbong kelas Bisnis kereta Parahyangan menuju ke Bandung kala itu;</p>
<p>Dengarkanlah anak kecil di dalam diri anda.</p>
<p>Tetapi perhatikanlah bagaimana dunia bekerja dan anda akan menjadi sangat sadar : Siapa yang memperlakukan anda sebagai manusia-Siapa yang memperhatikan dan memikirkan tentang apa yang dapat dilakukan dengan baik.</p>
<p>Menarik kesimpulan dari serangkaian diskusi ringan kami. Inti dari bagaimana mendesain media sebuah promosi kesehatan adalah menemukan konsep-gagasan-ide serta metode-metode penyampaian pesan, selayaknya dimulai dari menemukan kebutuhan-kebutuhan mendasar yang sangat efektif digunakan untuk menggugah target audien yang hendak disasar, mengingat keragaman latar belakang sosial-budaya masyarakat Indonesia. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ceritaneto.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ceritaneto.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ceritaneto.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ceritaneto.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ceritaneto.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ceritaneto.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ceritaneto.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ceritaneto.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ceritaneto.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ceritaneto.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ceritaneto.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ceritaneto.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ceritaneto.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ceritaneto.wordpress.com/74/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritaneto.wordpress.com&amp;blog=5985833&amp;post=74&amp;subd=ceritaneto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritaneto.wordpress.com/2010/03/31/desain-media-promosi-kesehatan-berpikir-kreatif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/86e667fad82d4ae4991077391f24effa?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">neto3282</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Orang Miskin Menderita Gizi Buruk</title>
		<link>http://ceritaneto.wordpress.com/2010/03/31/orang-miskin-menderita-gizi-buruk/</link>
		<comments>http://ceritaneto.wordpress.com/2010/03/31/orang-miskin-menderita-gizi-buruk/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Mar 2010 02:50:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Neto Andriyanto, SKM</dc:creator>
				<category><![CDATA[OPINI]]></category>
		<category><![CDATA[sekedar info]]></category>
		<category><![CDATA[akngka kecukupan gizi]]></category>
		<category><![CDATA[depok]]></category>
		<category><![CDATA[gizi buruk]]></category>
		<category><![CDATA[gizi masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[kondisi saat ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota besar]]></category>
		<category><![CDATA[metropolitan]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan gizi buruk]]></category>
		<category><![CDATA[permasalahan kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritaneto.wordpress.com/2010/03/31/orang-miskin-menderita-gizi-buruk/</guid>
		<description><![CDATA[Ironis. Kota Depok yang dikelilingi sejumlah perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, ternyata menyimpan persoalan tragis: masih banyak warga yang ditemukan menderita gizi buruk. <a href="http://ceritaneto.wordpress.com/2010/03/31/orang-miskin-menderita-gizi-buruk/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritaneto.wordpress.com&amp;blog=5985833&amp;post=73&amp;subd=ceritaneto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>DEPOK – Ironis. Kota Depok yang dikelilingi sejumlah perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, ternyata menyimpan persoalan tragis: masih banyak warga yang ditemukan menderita gizi buruk.</p>
<p>Pak Wali Kota, bagaimana ini?<br />
Seperti yang dialami pasangan Rudi Salam (26) dan Rini (24), warga RT 08/20 Kelurahan Bhakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok. Putri pertamanya, Alfianti (1,6), kini menderita gizi buruk dan masih dalam perawatan di Puskesmas Kecamatan Sukmajaya. Alfianti yang lahir normal dengan berat 2,8 kilogram (kg), dalam perkembangannya, kondisi fisiknya makin menurun.</p>
<p>“Sejak putri kami lahir, perkembangan fisiknya tidak normal, karena meskipun sudah berusia 18 bulan, berat badanya masih 5,7 kilogram,” kata Rini kepada SH di Puskesmas Kecamatan Sukmajaya, Jumat (19/3) sore.</p>
<p>Menurut Rini, suaminya yang tidak memiliki pekerjaan tetap hanya mampu memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, sedangkan untuk membeli susu, pendapatan keluarga ini tidak mencukupi.</p>
<p>“Kadang suami saya menganggur sampai dua bulan dan kalaupun bekerja, uang yang didapat tidak mencukupi,” tuturnya. Dia mengaku masih tinggal bersama dengan orang tua mereka.</p>
<p>Saat ini Alfianti masih dalam pemulihan di puskesmas dengan menggunakan surat keterangan tidak mampu (SKTM). Kondisinya sangat memprihatinkan. Selain menderita gizi buruk, ia juga mengalami gangguan kelainan jantung (ASD). Alfianti rencananya akan dioperasi di Rumah Sakit (RS) Harapan Kita, Jakarta Barat.</p>
<p>“Biaya operasi untuk putri saya nantinya ditanggung oleh Lembaga Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Kota Depok dan dengan menggunakan kartu SKTM. Oleh karena tidak semua kebutuhan operasi ditanggung SKTM dan LKC maka saya masih mengharapkan bantuan dari tetangga,” ujarnya. Ia menambahkan, Alfianti sudah dua bulan dirawat di Puskesmas Kecamatan Sukmajaya dan berat badannya kini sudah mencapai 6,6 kg.</p>
<p>Hal yang sama juga dialami pasangan keluarga Iwan Junaidi (30) dan Astri (28). Sejak kelahiran putrinya Dea Intan (1,2), keluarga ini tak mampu memenuhi kebutuhan makanan tambahan dan susu bagi putrinya. Anak ketiga dari warga Kampung Pala RT 04/08, Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok ini, menderita gizi buruk dan saat ini sudah 23 hari dirawat di Puskesmas Kecamatan Sukmajaya.</p>
<p>“Saya masih bersyukur, putri saya bisa dirawat di puskesmas ini menggunakan kartu SKTM. Kalau dirawat di rumah sakit swasta, kami jelas tidak mampu, karena suami saya hingga sekarang tidak memiliki perkerjaan tetap,” tutur Astri, ibu Dea Intan mengeluh.</p>
<p>Dia mengatakan, kelahiran putri ketiganya itu berlangsung normal dengan berat badan mencapai 2,5 kg dan pada awal masuk dalam perawatan di puskesmas, berat badannya 5,5 kg. Namun, setelah dalam 23 hari dirawat, berat badan Dea kini sudah mencapai 6,3 kg.</p>
<p>Korban PHK<br />
Lain halnya dengan yang dialami Fitrah Rapih Antoro (1,5), balita penderita gizi buruk dari lingkungan RT 04/12 Kelurahan Bhakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok. Sejak orang tuanya, Agus (34), menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) dari salah satu perusahaan swasta di Kota Depok pada Juli 2009 lalu, keluarga ini tidak mampu lagi membeli susu dan makanan tambahan bagi Fitrah.</p>
<p>“Suami saya kini sudah tidak lagi bekerja, sementara untuk biaya hidup sehari-hari kami terpaksa mengandalkan orang tua,” ujar Fuji (31), ibu dari Fitrah Rapih Antoro. Dia mengatakan, sulitnya memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari membuat pasangan keluarga Agus dan Fuji ini terpaksa harus mengandalkan kartu SKTM untuk pemulihan gizi putra keduanya itu.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Hardiono me*ngatakan, hingga saat ini masih ditemukan sekitar 227 kasus balita penderita gizi buruk yang tersebar di enam kecamatan di Kota Depok. Dalam pemberantasan gizi buruk ini, pihaknya menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya kondisi ekonomi keluarga di bawah garis kemiskinan sehingga kasus gizi buruk mudah terjadi. Selain itu, kendala lain yang juga menjadi faktor utama penyebab gizi buruk adalah kebiasaan orang tua dalam mengurus anak di mana nutrisi yang baik untuk anak tidak menjadi prioritas utama sehingga penyakit ini terjadi.</p>
<p>Meski demikian, Hardiono berjanji pihaknya akan terus mengupayakan agar balita penderita gizi buruk terus berkurang. “Target kami sebanyak 85 persen balita di Kota Depok, bebas gizi buruk tahun 2010,” ujarnya.<br />
Menurutnya, ada beberapa program yang dilakukan pe*me*rintah untuk menekan hal ini. Di antaranya pengadaan pos-pos gizi, penyuluhan posyandu, dan pemberian makanan tambahan pada balita.</p>
<p>“Selain itu, kita pun melakukan Program Teraupeutic Feeding Center (TFC) sebagai bentuk terapi penyembuhan balita gizi buruk di dua puskesmas di Depok, yakni Puskesmas Sukmajaya dan Cimanggis,” ujarnya.</p>
<p>Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok Roy Pengharapan mengatakan, pihaknya sangat prihatin de*ngan masih banyaknya balita penderita gizi buruk yang ada di kota ini. “Untuk itu perlu dicari akar penyebabnya dan Pemkot Depok tentu yang paling bertanggung jawab dalam hal penyediaan lapangan pekerjaan agar para orang tua balita gizi buruk mendapat penghasilan yang layak,” ujarnya. (str-1)</p>
<p>Sinar Harapan, 20 Maret 2010<br />
&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Dimanakah janji-janji saat kampanye pemilu?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ceritaneto.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ceritaneto.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ceritaneto.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ceritaneto.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ceritaneto.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ceritaneto.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ceritaneto.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ceritaneto.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ceritaneto.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ceritaneto.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ceritaneto.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ceritaneto.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ceritaneto.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ceritaneto.wordpress.com/73/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritaneto.wordpress.com&amp;blog=5985833&amp;post=73&amp;subd=ceritaneto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritaneto.wordpress.com/2010/03/31/orang-miskin-menderita-gizi-buruk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/86e667fad82d4ae4991077391f24effa?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">neto3282</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
